Batasi Mencuci Muka! Ini Resiko Yang Muncul Jika Sering Mencuci Muka

0
96
terlalu sering mencuci muka justru be resiko membuat kulit wajah bermasalah!

Mencuci muka merupakan salah satu cara untuk membersihkan kulit wajah dari kotoran yang menumpuk karena aktivitas, polusi, debu, dan berbagai hal yang dirasa mengganggu lainnya. Kulit wajah yang bersih tentu akan membuat wajah terbebas dari masalah seperti jerawat dan komedo. Namun terlalu sering mencuci muka ternyata justru menyimpan potensi yang membuat kondisi kulit wajah bermasalah. Nah, masalah apa saja yang akan timbul? Lalu bagaimana solusi ketika kulit wajah terasa kotor dan ingin dibersihkan.

Masalah Yang Sering Muncul

Cuci muka berapa kali dalam sehari justru akan membuat kulit wajah mengalami ketidak seimbangan baik hormon, kelembaban, maupun keasamannya. Hal-hal tersebut dapat memicu permasalahan pada kulit wajah bila berlangsung dalam jangka waktu lama dan intensitas yang sering. Banyak ahli kecantikan menyarankan untuk mencuci muka tidak lebih dari 2 kali sehari.

1. Iritasi

Iritasi merupakan kondisi  gangguan atau kerusakan kulit akibat reaksi alergi yang menyebabkan kulit menjadi kemerahan, kering, dan bersisik. Kulit yang teriritasi akan terasa panas seperti terbakar, kering mengelupas, bahkan terasa perih bila disentuh.  Jika iritasi terjadi pada bagian wajah tentu akan sangat mengganggu penampilan maupun memberikan rasa yang tidak nyaman. Iritasi pada kulit wajah biasa terjadi karena wajah kehilangan kelembaban akibat hilangnya lapisan minyak yang secara alami terbentuk. Lapisan ini berfungsi untuk memberikan perlindungan dari berbagai iritan yang tidak seharusnya menembus kulit.

Penggunaan sabun cuci muka mengakibatkan luruhnya lapisan minyak pada kulit wajah. Dengan hilangnya lapisan minyak ini makan banyak bahan-bahan iritan dapat masuk ke dalam kulit. Sementara kulit membutuhkan waktu untuk mengembalikan minyak alami yang sebenarnya dibutuhkan untuk melindungi kulit.  Hal ini sering kali menjadi masalah lebih ketika anda mengaplikasikan produk-produk kecantikan setelah mencuci muka seperti make up. Akibat tidak ada lapisan minyak alami ini, kandungan dari produk-produk tersebut dapat terserap langsung ke dalam kulit dan menimbulkan reaksi berupa iritasi dan ruam kemerahan. Bila anda cuci muka berapa kali dalam sehari tentu akan membuat lapisan minyak ini akan lebih sering hilang, sehingga kulit wajah menjadi lebih beresiko terpapar kotoran penyebab iritasi.

2. Perubahan PH kulit

PH atau tingkat keasaman wajah adalah hal yang penting untuk melindungi kulit wajah dari kuman dan virus yang berpotensi menyebabkan penyakit kulit. Tingkat keasaman wajah yang normal adalah di angka 4,2 hingga 5. Pada tingkat ini kuman dan virus tidak akan mudah menembus kulit.

Ketika mencuci wajah, kandungan keasaman kulit akan mengalami perubahan karena berbagai faktor yang bersentuhan langsung dengan kulit. Produk-produk sabun cuci muka biasanya memiliki PH 7, belum lagi kadar keasaman air yang digunakan untuk mencuci muka memberikan dampak lain bagi PH kulit wajah. Kondisi keasaman kulit wajah baru akan kembali normal setidaknya 2 jam setelah mencuci muka.

Cuci muka berapa kali dalam sehari  bisa membuat kondisi keasaman kulit wajah akan membutuhkan waktu lama untuk kembali ke kondisi normal. Semakin sering mencuci, maka semakin lama pula waktu yang dibutuhkan kulit untuk mencapai angka PH normalnya. Kondisi PH yang tinggi membuat kuman dan virus menjadi lebih mudah masuk sehingga mengakibatkan peradangan, iritasi, serta kulit menjadi kering.

3. Penurunan Kemampuan Hidrasi

Cuci muka berapa kali dalam sehari juga bisa mengakibatkan kemampuan kulit untuk menyerap kelembaban menjadi berkurang. Lapisan terluar kulit biasanya dilapisi oleh minyak alami yang dihasilkan oleh kelenjar minyak kulit. Lapisan minyak ini juga berfungsi sebagai pengunci kelembaban kulit wajah anda.

Mencuci muka akan mengakibatkan luruhnya lapisan ini sehingga kelembapan kulit wajah menjadi berkurang. Akibatnya kulit akan menjadi kekeringan. Salah satu tanda kulit terlalu kering adalah sensasi tertarik pada kulit wajah. Hal ini merupakan indikasi terjadinya kerusakan pada lipid barrier.  Hal ini berpotensi membuat masalah lain seperti iritasi dan kulit bersisik.

Solusi Jika Butuh Membersihkan Muka Sebelum Waktunya Mencuci Muka

Jika anda merasa kulit wajah anda terlalu kotor dan ingin membersihkannya, jangan buru-buru mencuci muka sebelum saatnya. Mencuci muka disarankan hanya dilakukan pagi hari sebelum beraktivitas dan malam hari sebelum tidur saja. Sementara di sela-sela aktivitas anda, sangat disarankan untuk tidak mencuci muka. Oleh karena itu, ada beberapa produk yang bisa anda aplikasikan pada wajah untuk mengganti kebutuhan mencuci muka ini :

1. Micellar Water

Micellar Water merupakan produk pembersih wajah yang sedang populer belakangan ini. Produk ini berfungsi sebagai pengganti sabun cuci muka yang berfungsi untuk mengangkat kotoran serta minyak berlebih dari wajah sekaligus memberikan kesegaran. Penggunaannya juga sangat mudah karena anda tinggal mengoleskan produk ini ke wajah secara lembut dengan menggunakan kapas. Beberapa produk micellar water juga ditambahkan minyak alami seperti minyak kelapa atau minyak zaitun yang berfungsi untuk mengangkat residu make up sekaligus memberikan kelembaban pada kulit wajah. Tidak perlu menggosok produk ini terlalu keras pada kulit wajah karena justru akan membuat pori-pori terbuka dan wajah menjadi terlalu kering.

2. Deep Cleansing Oil

Produk ini sangat cocok bagi anda yang sering menggunakan riasan tebal, namun cenderung malas mencuci muka.  Deep cleansing oil merupakan produk perawatan wajah yang mudah diaplikasikan dan ampuh membersihkan kotoran hingga kedalam pori-pori. Cara pengaplikasiannya juga sangat mudah, yakni mengoleskan produk pada bagian-bagian yang dirasa kotor kemudian letakan kapas di atasnya. Tunggu sekitar 30 detik agar produk bereaksi mengangkat kotoran dari pori-pori wajah ke dalam kapas. Dengan produk ini anda tidak perlu cuci muka berapa kali dalam sehari.

3. Milk Cleanser

Milk Cleanser atau susu pembersih sangat mudah diaplikasikan untuk membersihkan kotoran yang menumpuk di wajah. Anda tinggal mengaplikasikan produk ini ke wajah sambil dipijat lembut secara memutar untuk membersihkan pori-pori. Selanjutnya, anda tinggal bersihkan dengan menggunakan kapas. Setelah itu anda tinggal mengaplikasikan face toner untuk mengangkat sisa-sisa susu pembersih dan kotoran yang masih menempel di kulit. Sisa-sisa susu pembersih yang tertinggal di wajah dapat menyumbat pori-pori sehingga mengakibatkan jerawat, komedo, serta iritasi. Produk ini bisa diaplikasikan di siang hari ketika anda merasa make up anda terlalu berat dan tidak perlu cuci muka berapa kali dalam sehari.

4. Minyak Kelapa

Minyak kelapa bisa menjadi bahan alami yang baik untuk perawatan wajah dan membersihkan muka. Caranya juga cukup mudah, yakni dengan menuangkan minyak kelapa pada kapas lalu aplikasikan pada wajah yang kotor. Minyak kelapa ini tidak hanya mengangkat kotoran dan residu pada wajah namun juga memberikan perlindungan dari bakteri karena terdapat kandungan asam kaproat dan asam laurat di dalamnya. Minyak ini juga berguna untuk menyembuhkan jerawat serta menghaluskan kulit wajah. Jangan lupa untuk mengaplikasikan face toner setelah menggunakan minyak kelapa sebab sisa-sisa minyak yang menempel pada wajah akan menutup pori-pori sehingga mengakibatkan reaksi gatal dan kemerahan bila terlalu lama menempel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here